Penatalaksanaan Holistik Balita Obesitas Dengan Epilepsi

Eka Indah Lestari, TA Larasati

Abstract


Obesitas pada anak balita dapat menyebabkan timbulnya penyakit degeneratif dan gangguan tumbuh kembang anak. Angka kejadian overweight dan obesitas anak secara global meningkat dari 4,2% pada tahun 1990 menjadi 6,7% pada tahun 2010. Kecenderungan ini diperkirakan akan mencapai 9,1% atau 60 juta di tahun 2020. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (alloanamnesis), pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang saat dilakukan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Terjadi perubahan setelah dilakukan intervensi dan penatalaksanaan holistik. Dalam aspek personal, keluarga pasien sudah mulai mengerti pola diet seimbang, dan komplikasi yang terjadi serta bagaimana memantau tumbuh kembang pasien sesuai usianya. Dalam aspek risiko internal, terjadi penurunan berat badan, perubahan pola makan serta perubahan skor aktivitas fisik pasien dan tingkat kekambuhan epilepsi. Dalam aspek psikososial, terjadi perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku pada keluarga pasien dalam hal perawatan balita dengan epilepsi, obesitas dan gangguan
tumbuh kembang. Derajat fungsional pasien terbatas dalam aktivitas sehari hari seperti berjalan, berbicara, dll. Sehingga penatalaksanaan holistik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan penurunan biaya perawatan pasien. Dalam melakukan intervensi tidak hanya memandang dalam hal klinis tetapi juga psikososialnya, sehingga diperlukan pemeriksaan dan penanganan yang holistik, komprehensif dan berkesinambungan.
Kata kunci : Asam valproat, epilepsi, gangguan tumbuh kembang, obesitas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.