Efektivitas Dari Tanaman Zodia (Evodia Suaveolens) Sebagai Insektisida Nabati Nyamuk Aedes aegypti Penyebab Demam Berdarah

Anniza Agustina, Betta Kurniawan, M. Yusran

Abstract


Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular di masyarakat. Infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ke manusia sebagai vektornya. Pemberantasan vektor
menggunakan insektisida harus ramah lingkungan dan aman bagi ekosistem. Insektisida nabati dipilih sebab mudah didapat dan ramah terhadap lingkungan. Tanaman Zodia sudah banyak digunakan oleh masyarakat khususnya masyarakat Papua sebagai anti nyamuk. Karena kandungan evodiamine, rutaecarpine, dan linalool, a-pinene yang sangat efektif sebagai zat pengusir nyamuk. Tiga cara kerja insektisida nabati bekerja yaitu: racun kontak, racun gas dan racun perut. Penelitian dengan menghitung jumlah nyamuk rata – rata jumlah nyamuk yang hinggap pada lengan probandus dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% membuktikan bahwa konsentrasi 25% memiliki daya protektif lebih lama yakni 4 jam dengan rata-rata 91%. Penelitian lainnya mengatakan bahwa konsentrasi daun Zodia mampu bertahan lima jam dengan
konsentrasi 60% walaupun hanya memiliki daya protektif 48% saja. Penambahan aroma harum yang bersifat fixatif dapat meningkatkan daya protektif. Tanaman Zodia ini mengandung linalool (46%) dan a-pinene
(13,26%). Linalool didalam minyak atsiri daun zodia terdapat bahan aktif seperti evodiamine dan rutaceacarpine mempunyai rasa pahit dan aroma yang khas.
Kata kunci: Aedes aegypti, daun zodia, demam berdarah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.