Herpes Zoster Dermatome Nervus C6-C7 Pada Penderita TB-MDR : Laporan Kasus

Mitha Miftahul Jannah, Yulisna Yulisna

Abstract


Herpes zoster (HZ) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster (VVZ) yang bersifat terlokalisir, terutama menyerang orang dewasa dengan ciri nyeri radikuler, unilateral, dan gerombolan vesikel yang tersebar sesuai dermatom yang diinervasi oleh satu ganglion saraf sensoris. Faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan reaktivasi adalah: pajanan VVZ sebelumnya (cacar air, vaksinasi), usia lebih dari 50 tahun, keadaan imunokompromais, obat-obatan imunosupresif, HIV/AIDS, transplantasi sumsum tulang atau organ, keganasan, terapi steroid jangka panjang, stres psikologis, trauma dan tindakan pembedaan. Insidens HZ pada anak- anak 0.74 per 1000 orang per tahun. Insidens ini meningkat menjadi 2,5 per 1000 orang di usia 20-50 tahun, 7 per 1000 orang di usia lebih dari 60 tahun dan mencapai 10 per 1000 orang per tahun di usia 80 tahun. Kasus : dilaporkan kasus Ny. P, 55 thn dengan diagnosis herpes zoster disertai TB MDR dengan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik diberikan terapi Acyclovir tab 5x800 mg PO/hari selama 7 hari, paracetamol tab 3x500 mg PO/hari bila perlu, bedak salicyl 2 % dioleskan pada lesi 3x/hari dan diberiksan obat TB MDR yaitu cycloserin, etionamid dan moxifloxacin. Kesimpulan: Pasien menunjukan hasil terapi baik.
Kata kunci: Herpes zoster, laporan kasus, virus varisela zoster

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.