Kadar Zink Maternal Sebagai Prediktor Antropometri Neonatus

Grecia Ingrid Gultom, Reni Indriyani

Abstract


Pengukuran antropometri merupakan pengukuran tubuh manusia dan dapat dilakukan terhadap segala usia, termasuk neonatus. Pengukuran antropometri pada neonatus terdiri dari pengukuran berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala. Pengukuran antropometri pada neonatus sangat penting untuk menilai pertumbuhan intrauterin. Zink sangat dibutuhkan oleh ibu terutama pada trimester ketiga. Zink memainkan fungsi yang penting dalam aspek biologis seperti dalam sintesis protein, pembelahan sel, dan metabolisme asam nukleat. Saat embriogenesis, zink berfungsi dalam pengaturan struktur dan fungsi kromatin dan ekspresi gen. Defisiensi zink saat kehamilan dapat menyebabkan retardasi pertumbuhan dengan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian mengatakan kadar zink tidak berhubungan berat lahir dan lingkar kepala sementara penelitian lainnya mengatakan bahwa kadar zink maternal berhubungan dengan berat badan, panjang badan, lingkar kepala, dan masa gestasi. Studi kohort di Cina tahun 2014 mengatakan bahwa defisiensi zink maternal pada awal gestasi berhubungan dengan kelahiran preterm sedangkan defisiensi zink pada akhir gestasi berhubungan dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
Kata kunci: Antropometri, Neonatus, Zink maternal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.