Kasus Morbus Hansen Tipe Lepromatosa dengan Neuritis Akut dan Cacat Derajat Dua

Aria Rizky Utami, Dwi Indria Anggraini, Muhammad Syafei Hamzah

Abstract


Morbus Hansen atau kusta adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang dapat menyerang saraf perifer, kulit serta organ lain kecuali susunan saraf pusat. Terdapat 2 tipe pada penyakit kusta yaitu Pausibasilar (PB) dan Multibasilar (MB) yang dibedakan berdasarkan lesi kulit dan kerusakan saraf. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui diagnosis dan tatalaksana morbus hansen. Laki-laki berusia 49 tahun, mengeluhkan muncul bercak baal berwarna putih kehitaman dan bersisik yang menyebar pada hampir seluruh tubuh sejak 4 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sakit sedang, kesadaran kompos mentis, tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 84 x/menit, suhu 36,7C dan pernapasan 22 x/menit. Pada pemeriksaan kepala pada supersilia terdapat madarosis (+/+), pada auricula infiltrat eritematosa (+/+). Pada pemeriksaan ekstremitas superior dan inferior terdapat atrofi pada otot-otot intrinsik disertai anestesi pada kanan dan kiri. Status dermatologis pada pasien ini didapatkan pada regio generalisata terdapat makula plak hipopigmentasi-hiperpigmentasi ukuran plakat multipel difus dengan skuama. Pemeriksaan Bakterioskopik BTA +1 pada cuping telinga kanan dan kiri, tangan kanan dan kiri serta kaki kanan dan kiri. Tatalaksana pada pasien ini berupa pemberian Multidrug Therapy (MDT) tipe multibasilar yaitu hari 1 rifamfisin 600 mg/bulan, klofazimin 300 mg/bulan dan dapson 100 mg/bulan. Selanjutnya hari 2-28 obat berisi klofazimin 50 mg/hari dan dapson 100 mg/hari. Selain itu pasien juga diberikan metilprednisolon 32 mg/hari dengan dosis 2 kali sehari dan vitamin B1, B6 dan B12 1 kali sehari.
Kata kunci : Cacat derajat dua, lepromatosa, morbus hansen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.