Perbedaan Nilai Indeks Trombosit (MPV dan PDW-CV) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Responden dengan Toleransi Glukosa Terganggu

Gusti Ngurah Pradnya Wisnu, Agustyas Tjiptaningrum

Abstract


Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat kelainan sekresi atau kerja insulin. Keadaan hiperglikemi berkepanjangan pada DM berhubungan erat dengan risiko komplikasi vaskular akibat keadaan protrombotik. Salah satu faktor yang berperan pada keadaan protrombotik pada DM adalah meningkatnya reaktivitas trombosit. Reaktivitas trombotik dapat diukur menggunakan indikator berupa indeks trombosit yaitu mean platelet volume (MPV) dan platelet distribution width (PDW). Desain penelitian ini adalah analitik komparatif cross sectional terhadap 16 pasien DM yang kontrol di poli penyakit dalam dan 16 responden dengan toleransi glukosa terganggu (TGT). Data yang diambil berupa data primer yaitu hasil pemeriksaan darah pasien DM maupun responden dengan TGT. Variabel penelitian ini yaitu penderita DM dan responden dengan TGT serta parameter indeks trombosit berupa MPV dan PDW. Rerata MPV pada pasien DM yaitu 9,375 g/dL dan pada responden dengan TGT yaitu 9,194 g/dL. Rerata PDW pada pasien DM yaitu 18,1% dan pada responden dengan TGT yaitu 17,244%. Hasil uji T-tidak berpasangan indeks trombosit pada pasien DM dan TGT yaitu 0,137 (p>0,005) untuk nilai MPV dan 0,222 (p>0,005) untuk nilai PDW.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara MPV dan PDW pada pasien DM dan responden dengan TGT.
Kata kunci: Diabetes melitus, toleransi glukosa terganggu, mean platelet volume, platelet distribution width

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.