Evaluasi Radiologis Pneumotoraks Spontan Sekunder pada Pasien dengan Tuberkulosis Paru Kasus Relaps

Pertiwi Permata Putri, Tantri Dwi Kaniya

Abstract


Pneumotoraks merupakan salah satu keadaan emergensi yang memerlukan penanganan segera setelah diagnosis ditegakkan. Salah satu jenis pneumotoraks adalah pneumotoraks spontan sekunder (PSS) yang terjadi pada pasien dengan riwayat penyakit paru sebelumnya. Penyakit yang paling sering mendasarinya adalah tuberkulosis (TB) paru. Insidensi PSS yang disebabkan oleh TB paru diperkirakan sebesar 0,6-1,4% dari seluruh kasus. Diagnosis pneumotoraks dapat ditegakkan
hanya dari anamnesis dan pemeriksaan fisik, tetapi pemeriksaan penunjang seperti radiologi juga penting untuk evaluasi dan follow-up pasien sehingga penatalaksanaan yang diberikan sesuai dan optimal. Pasien laki-laki usia 31 tahun datang dengan keluhan sesak nafas yang dirasakan tiba-tiba sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Riwayat pengobatan TB paru pada 8 tahun yang lalu dan telah dinyatakan selesai pengobatan. Dalam 1 bulan terakhir pasien mengalami batuk kering,
demam tetapi tidak terlalu tinggi, badan terasa lemas, dan sering berkeringat di malam hari tanpa aktivitas. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan gambaran pleural white line dan hiperlusen avaskular dengan kesan pneumotoraks dekstra. Setelah dilakukan pemasangan water-sealed drainage, dilakukan foto toraks kembali untuk mengevaluasi resolusi dari pneumotoraks, mendeteksi komplikasi, dan memastikan apakah posisi drain yang terpasang sudah tepat.

Kata Kunci : pneumotoraks, radiologi, tuberkulosis paru


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.