Vitamin D sebagai Pencegahan Penyakit Degeneratif hingga Keganasan

Riskita Fiannisa

Abstract


Vitamin D merupakan vitamin sering kali dilupakan namun memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi tubuh. Vitamin D atau disebut juga sunshine vitamin didapatkan dari dalam tubuh dan luar tubuh. Sumber yang berasal dari dalam tubuh vitamin D berasal dari 7-dehidroksilase yang berada di lapisan epidermis dan dermis yang akan bertransformasi menjadi bentuk vitamin D aktif yang  disebabkan oleh radiasi sinar UVB. Vitamin D yang disintesis dengan bantuan sinar matahari merupakan pasokan vitamin D utama tubuh dan bertahan lebih lama dibandingkan vitamin D yang berasal dari sumber makanan. Faktor-faktor penyebab defisiensi vitamin D diantaranya seperti penggunaan tabir surya, pigmentasi kulit, cara berpakaian, lansia, musim dan suhu wilayah tersebut, kondisi medis seperti gangguan hepar, gangguan ginjal kronik, penggunaan antikonvulsan, malabsrobsi lemak, dan obesitas dapat menyebabkan berkurangnya kadar vitamin D dalam tubuh. Terdapat banyak penyakit yang dikaitkan dengan kadar vitamin D dalam tubuh, yaitu seperti osteoporosis, rakitis, fraktur, kelemahan otot, kanker, diabetes, malabsorpsi lemak, gangguan ginjal kronik, gangguan hepar dan obesitas. Dewasa ini semakin banyak penelitian yang membahas tentang pentingnya manfaat vitamin D bagi tubuh dan juga dapat peran vitamin D dalam mencegah berbagai penyakit. Manfaat dari vitamin D bagi tubuh yaitu dapat mencegah diabetes, mencegah kanker, mencegah penyakit kardiavaskuler, osteoporosis, dan rakitis.

 

Kata kunci: Defisiensi vitamin D, vitamin D, vitamin D3, 25(OH)-D.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.