Hubungan Asupan Protein Nabati Dengan Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Remaja Vegan

Eniwati Eniwati, Sofyan Musyabiq Wijaya

Abstract


Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Kekurangan gizi dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktivitas kerja dan menurunkan daya tahan tubuh. Peranan zat gizi yang penting pada dasarnya tidak diperhatikan secara serius oleh masyarakat, khususnya remaja. Kebutuhan gizi yang tidak tercukupi pada remaja terjadi karena ketidakseimbangan asupan zat gizi pada pola makan. Pola makan remaja saat ini dipengaruhi oleh lingkungannya, seperti teman dan media dalam memilih makanan yang cenderung mengikuti tren, ditambah dengan kebiasaan makan yang salah seperti diet vegetarian, tidak menyukai atau pantang terhadap suatu jenis makanan tertentu. Diet vegetarian memiliki resiko tinggi terhadap kejadian kekurangan beberapa zat gizi seperti protein, zat besi, kalsium, seng, tembaga, asam amino, asam lemak, omega 3, omega 6, vitamin D, dan Vitamin B12. Protein merupakan zat gizi yang paling berisiko tinggi mengalami defisiensi pada vegetarian serta memiliki fungsi yang sangat esensial bagi tubuh dalam pembentukan hemoglobin (Hb), protein berperan penting dalam transportasi zat besi di dalam tubuh. Oleh karena itu, kurangnya asupan protein dapat menyebabkan transportasi zat besi terhambat yang mengakibatkan defisiensi besi sehingga terjadi anemia. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein nabati dengan kadar hemoglobin.
Kata Kunci : asupan protein nabati, kadar hemoglobin, vegan, wanita usia remaja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.