Pengaruh Berbagai Konsentrasi Air Rendaman Jerami Terhadap Jumlah Telur Nyamuk Di Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung

Anita Rahayu, Muhartono Muhartono, Hanna Mutiara, Emantis Rosa

Abstract


Nyamuk merupakan serangga berukuran kecil yang dapat menjadi perantara terjadinya penyakit pada manusia. Salah satu cara mengurangi populasi nyamuk adalah dengan pengendalian menggunakan ovitrap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi air rendaman jerami terhadap jumlah telur nyamuk di Desa Sukajaya Punduh, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan pada 10 rumah di Dusun Pematang Awi, Desa Sukajaya Punduh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang membandingkan jumlah telur nyamuk pada ovitrap yang terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok A (ovitrap yang berisi air redaman jerami dengan konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%) dan kelompok B (ovitrap yang berisi air bersih). Pengumpulan data dilakukan dengan 4 kali pengulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Didapatkan hasil rerata jumlah telur nyamuk pada Kelompok A 10%: 4,44; 15%: 5,38; 20%: 10,90%; 25%: 10,13; 30%: 12,50 dan Kelompok B: 2,33. Dari hasil tersebut didapatkan pengaruh yang bermakna dengan p=0.00. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi air redaman jerami dalam memerangkap telur nyamuk terutama pada konsentrasi 30% yang paling efektif.
Kata kunci: Air rendaman jerami, nyamuk, ovitrap, telur

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.