Hubungan Tingkat Kecemasan terhadap Hasil Ujian OSCE pada Mahasiswa Tingkat Pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Meylita Zahra Rezila Elindra, Dwita Oktaria, Rizka Aries

Abstract


Kecemasan adalah perasaan takut yang disertai dengan meningkatnya ketegangan fisiologis. Memasuki perguruan tinggi, mahasiswa harus mempunyai kesadaran penuh dalam kegiatan pembelajaran. Pada mahasiswa kedokteran, hal lain yang dapat menjadi pemicu kecemasan adalah ujian, salah satunya OSCE (Objective Structured Clinical Examination). Kecemasan itu sendiri dapat mempengaruhi performa mahasiswa saat ujian OSCE, yang berdampak pada hasil atau nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap hasil ujian OSCE pada mahasiswa tingkat pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 240 mahasiswa semester awal. Data didapatkan melalui pengisian kuesioner HAM-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) dan data hasil ujian OSCE. Didapatkan hasil bahwa dari 240 mahasiswa tingkat awal terdapat 145 mahasiswa (60,4%) mengalami kecemasan ringan, 51 mahasiswa (21,3%) mengalami kecemasan sedang, 20 mahasiswa (8,3%) mengalami kecemasan berat, dan mahasiswa 24 mahasiswa (10%) mengalami kecemasan sangat berat dan didapatkan 48 sampel tidak lulus dengan presentase 20%, dan lulus sebanyak 192 sampel dengan presentase 80% lalu, dilakukan pendekatan dengan uji Mann-Whitney dan didapatkan hasil p Value 0,000 atau <0,05. Sehingga terdapat hubungan antara tingkat kecemasan terhadap hasil ujian OSCE.
Kata kunci: HAM-A, Kecemasan, OSCE, Ujian

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.