Potensi Pemberian Isoflavon Kedelai Terhadap Kadar Kolesterol Total dan LDL pada Penderita Obesitas

Angie Carolyn, Ahmad Farishal, Khairunnisa Berawi

Abstract


Obesitas merupakan masalah yang cukup serius bagi masyarakat. Prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat Obesitas adalah kondisi terjadinya akumulasi lemak berlebih yang beresiko bagi kesehatan. Obesitas dapat memicu terjadinya gangguan metabolik yang ditandai dengan terjadinya peningkatan kolesterol total dan kolesterol LDL. Kedelai adalah tanaman leguminase yang kaya akan kandungan antioksidan terutama kandungan isoflavon. Isoflavon kedelai terutama isoflavon aglikon genistein merupakan senyawa yang memiliki efek kuat terhadap penurunan kolesterol darah dengan meningkatkan metabolisme di hati, menghambat proses penyerapan di usus dan menggunakan lemak yang tersimpan di untuk dilakukan metabolisme menjadi energi. Kedelai yang dilakukan fermentasi menggunakan bakteri probiotik ataupun jamur rhizopus pada tempe memiliki kadar isoflavon genistein lebih kuat dan lebih cepat bereaksi di tubuh. Obesitas adalah masalah kompleks dan beban terhadap kesehatan. Olahraga dan diet teratur menjadi tatalaksana awal yang dapat menjadi solusi efektif. Pemilihan bahan makanan haruslah memiliki efek menurunkan kolesterol. Kedelai dengan kandungan antioksidan isoflavon genistein merupakan salah satu pilihan terbaik bahan makanan yang berperan menurunkan kolesterol melalui berbagai mekanisme. Terdapat bukti beberapa penelitian bahwa isoflavon pada kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan simpanan lemak tubuh sehingga diaplikasikan pada pasein obesitas.
Kata Kunci: Isoflavon kedelai, kolesterol, obesitas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.