Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Petugas Kesehatan Di Ruang Rawat Inap Penyakit Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Analia Refsi Yusnita, Diana Mayasari, Sofyan Musyabiq Wijaya, Fitria Saftarina

Abstract


Tenaga kesehatan membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD) ketika praktik untuk mengurangi risiko tertular penyakit. Perilaku kepatuhan penggunaan APD dipengaruhi oleh faktor predisposisi, penguat, dan pendorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD pada petugas kesehatan di Ruang Rawat Inap Penyakit Bedah RSUD Abdul Moeloek Lampung. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan metode pengambilan sampel consecutive sampling. Subjek adalah petugas kesehatan di ruang rawat inap penyakit bedah RSUDAM, berjumlah 106 responden. Variabel bebas penelitian adalah tingkat pendidikan, usia, masa kerja, sikap, pengetahuan, informasi, ketersediaan APD, pengawasan, motivasi, dan variabel terikat adalah perilaku penggunaan APD didapatkan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian menunjukkan 52,8% responden memiliki perilaku baik dalam penggunaan APD; 56,6% responden berusia ≤30 tahun; 49,1% responden dengan pendidikan Diploma; 57,5% responden dengan masa kerja ≤5 tahun. Hasil statistik menunjukkan ada hubungan bermakna antara sikap, ketersediaan APD, dan pengawasan dengan perilaku penggunaan APD. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan bermakna antara sikap, ketersediaan APD, dan pengawasan terhadap perilaku penggunaan APD pada petugas kesehatan di Irna Bedah RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
Kata kunci: alat pelindung diri, faktor predisposisi, faktor pemungkin, faktor penguat, perilaku

Refbacks

  • There are currently no refbacks.