Pola Mikroorganisme Penyebab Bakteri Urin Infektif Pada Pengguna Kateter Dan Kepekaannya Terhadap Antibiotik Di Rsud Abdoel Moeloek Periode Oktober-Desember 2016

Annisa Aprilia, Efrida Warganegara, Anggraeni Janar Wulan

Abstract


Rumah sakit berpotensi menjadi tempat penularan infeksi nosokomial dari berbagai mikroorganisme yang hidup dan berkembang pada udara, makanan serta benda peralatan.Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang disebabkan oleh berkembangnya mikroorganisme dalam saluran kemih dan ditandai dengan ditemukannya bakteri >105 CFU/mL.Lebih dari 80% infeksi nosokomial yang paling sering didapat adalah ISK terkait pemasangan kateter.Untuk mengetahui pola mikroorganisme infeksi saluran kemih pada pasien pengguna kateter dan kepekaannya terhadap beberapa antibiotik di RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan consecutive sampling.Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menggunakan kateter yang dirawat di RSUD Abdoel Moeloek. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang. Sampel urin dikumpulkan kemudian dilakukan kultur dan uji kepekaan antibiotik.Jenis bakteri penyebab ISK yang ditemukan pada urin pasien pengguna kateter adalah E.coli (33,3%), Pseudomonnas sp (13,3%), Staphylococcus aureus (12,3%), Staphylococcus epidermidis (13,3%), Proteus sp (10,0%), dan Citrobacter (3,3%). Hasil uji kepekaan bakteri terhadap antibiotik sebagai berikut; terhadap Amoxicilin: sensitif (53,3%); Ceftriaxon: resisten (86,7%), Ciprofloxacin: resisten (70,0%); Chloramphenicol: resisten (56,7%). Bakteri terbanyak yang ditemukan pada pasien ISK adalah E.coli dan antibiotik yang paling sensitif untuk mengobati ISK adalah Amoxicilin sedangkan antibiotik yang paling resisten adalah Ceftriakson.
Kata kunci : bakteri, infeksi nosokomial, ISK, kateter.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.