Perbedaan Kadar Glukosa Darah Puasa Pembuluh Kapiler Antara Pekerja Shift Pagi dan Shift Malam pada Pekerja Mesin Maintenance di PT. Tunas Baru Lampung

Nahdia Fadhila, Mukhlis Imanto, Agustyas Tjiptaningrum

Abstract


Shift kerja merupakan pola waktu kerja yang diberikan kepada tenaga kerja di luar jam kerja yang secara permanen atau sering pada jam kerja yang tidak teratur. Shift kerja malam merupakan sumber utama dari stres bagi para pekerja pabrik. Ini disebabkan karena kurangnya waktu tidur dan terjadi gangguan irama sirkadian dalam tubuh.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan, rerata, dan selisih rerata kadar glukosa darah puasa antara pekerja shift pagi dengan shift malam pada pekerja mesin manitenance di PT. Tunas Baru Lampung. Desain penelitian ini bersifat analitik komperatif dengan pendekatan case control, dengan jumlah sampel 93 orang yang bekerja shift sebagai pekerja mesin maintenance di PT. Tunas Baru Lampung. Teknik analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk untuk analisis bivariat dan apabila tidak berdistribusi normal makaakan di lakukan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebesar 81 responden kadar glukosa shift malam lebih tinggi daripada kadar glukosa shift pagi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwaterdapat perbedaan kadar glukosa darah puasa antara shift pagi dan shift malam (Z=-6,885; p<0,05). Dengan demikian H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan kadar glukosa darah puasa yang bermakna antara pekerja shift pagi dengan pekerja shift malam pada pekerja mesin maintenance di PT. Tunas Baru Lampung.
Kata Kunci :Kadar Glukosa, Mesin Maintenance, Shift Kerja

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.