Pengaruh Pemberian Ekstrak Kopi Robusta (Coffea Canephora) Lampung Terhadap Memori Kerja Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) Galur Sprague dawley yang Di Induksi Monosodium Glutamat

Fakhri Wisa Amrullah, Anggraeni Janar Wulan, Novita arolia

Abstract


Pemberian monosodium glutamat yang berlebih dapat menyebabkan neurotoksik. kopi merupakan salah satu sumber pangan yang memiliki sifat neuroprotektif dengan kandungan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan sehingga dapat menggembalikan ukuran dan panjang dendrit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2019 dengan menggunakan metode penelitian eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pendekatan Posttest Only Control Group Design. Sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor yang terbagi ke dalam 5 kelompok K(-), K(+), P1, P2, P3 dengan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Penilaian memori kerja dilakukan dengan menggunakan metode radial arm maze. Hasil rerata lengan benar radial arm maze secara berurutan setiap kelompok K(-), K(+), P1, P2, P3 adalah 60.0%, 22.5%, 45.0%, 42.5%, 47.5%. Hasil analisis One Way Anova memiliki hasil 0,096, p>0,05. Sehingga dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan rerata pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Tidak terdapat pengaruh pada pemberian ekstrak kopi robusta (Coffea canephora) Lampung terhadap memori kerja tikus putih jantan (Rattus novergicus) galur Sprague dawley yang di induksi monosodium glutamat.
Kata Kunci: kopi robusta, memori kerja, monosodium glutamat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.