Metode Pembelajaran Flipped Classroom dalam Pendidikan Kedokteran

Vioren Vioren, Dwita Oktaria, Syahrul Hamidi

Abstract


Kemajuan teknologi telah menciptakan tekanan besar pada generasi muda kita untuk tetap mengikuti perkembangan baru. Kondisi ini juga terjadi dalam hal metode pembelajaran terutama pembelajaran ilmu kedokteran. Pendidik harus mengembangkan pedagogi atau metode peningkatan pembelajaran yang inovatif untuk membantu mempersiapkan generasi ini terhadap tantangan di masa depan. Salah satu alasannya adalah rasio mahasiswa dibanding dosen yang semakin besar. Selain itu, kebutuhan mahasiswa kedokteran akan keterampilan pendidikan kedokteran berbasis kompetensi. Termasuk keterampilan dalam menumbuhkan kebiasaan belajar mandiri dan seumur hidup. Flipped classroom adalah salah satu inovasi yang dapat memberdayakan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan menguasai cara-cara untuk menyerap informasi yang luas dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran aktif. Mengenal, membaca, memahami topik perkuliahan dilakukan di rumah, dan waktu kelas digunakan untuk tingkat pembelajaran yang lebih tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan penerapan informasi dasar. Penelitian juga menunjukkan bahwa flipped classroom berhubungan dengan pencapaian akademik yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional (lecture based). Artikel review ini bertujuan untuk menjelaskan apa itu flipped classroom, mengapa flipped classroom dibutuhkan, bagaimana outcome metode pembelajaran ini serta tantangan penggunaannya dalam pendidikan kedokteran.
Kata Kunci: Flipped classroom, blended Learning, metode pembelajaran.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.