Perbedaan Pengetahuan Tentang Pencegahan Penyakit Sekabies antara Sebelum dan Sesudah Promosi Kesehatan pada Siswa Kelas 7 MTS di Pondok Pesantren Madarijul Ulum Bandar Lampung

Agus Fathul Muin Farid, Dyah Wulan, Hendri Busman, Fidha Rahmayani

Abstract


Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi Sarcoptes scabiei varian hominis dan produknya. Pada tahun 2014 di Provinsi Lampung kasus skabies berjumlah 7960 orang, yang mengalami peningkatan dari tahun 2012 yang berjumlah 2.941. Untuk menurunkan jumlah kasus skabies dibutuhkan upaya pencegahan yaitu berupa promosi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran pengetahuan sebelum dan sesudah promosi kesehatan serta mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Desain penelitian ini adalah praeksperimental dengan one group pretest posttest design pada 48 siswa kelas 7 MTS. Penelitian dilakukan dengan cara pemberian kuesioner sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Promosi kesehatan dilakukan dengan metode ceramah yang disampaikan oleh ahli. Data analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Nilai median pengetahuan sebelum intervensi adalah 13 dan sesudah intervensi adalah 16. Pada uji wilcoxon didapatkan hasil analisis bivariat dengan p value 0,000 (<0,001) yang menunjukan terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Terdapat perbedaan pengetahuan tentang pencegahan penyakit skabies antara sebelum dan sesudah promosi kesehatan pada siswa kelas 7 MTS di Pondok Pesantren Madarijul Ulum.
Kata Kunci: Pengetahuan, Promosi Kesehatan, Skabies.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.