Carpal Tunnel Syndrome pada Kehamilan

Purnama Simbolon, Rodiani Rodiani, Anggraeni Janar Wulan, Catur Ariwibowo, Arif Yudho Prabowo

Abstract


Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyebab paling umum nyeri pada tangan dan pergelangan tangan selama kehamilan, yang paling sering didiagnosa pada trimester tiga. Prevalensi CTS pada populasi dewasa berkisar antara 0,7% sampai 9,2% pada wanita dan 0,4% sampai 2,1% pada pria. Insidensi CTS 2-3 kali lebih tinggi pada wanita hamil daripada yang tidak hamil. CTS adalah suatu neuropati akibat kompresi pada nervus medianus didalam terowongan karpal pada pergelangan tangan yang mengakibatkan gejala seperti parestesia, nyeri, mati rasa, kesemutan dan gejala lain pada sepanjang distribusi nervus medianus. Etiologi CTS saat kehamilan, belum diketahui secara pasti. Fluktuasi hormon saat hamil berperan dalam terjadinya CTS. Fluktuasi hormon menyebabkan retensi cairan sehingga terjadi kompresi pada nervus medianus. Faktor-faktor lain yang berperan antara lain preeklampsia, diabetes melitus, hipertensi gestasional, hipersensitivitas saraf, posisi tidur, peningkatan jaringan adiposa, perubahan ukuran uterus, dan hormon relaxin. Diagnosis CTS ditegakkan melalui anamnesis berupa adanya gejala kompresi dari nervus medianus seperti nyeri dan parestesia di sepanjang distribusi nervus medianus, kelemahan otot tenar dan gejala lebih sering terjadi malam hari. Selain anamnesis, perlu dilakukan pemeriksaan fisik berupa tes tinel dan tes phalen dan pemeriksaan penunjang yaitu electro diagnostic studies (EDS). Tatalaksana CTS kehamilan melibatkan modifikasi aktivitas dan pemasangan bidai pada posisi netral sepanjang malam. CTS memiliki prognosis yang baik dan gejala akan menghilang setelah melahirkan. Dapat disimpulkan bahwa CTS pada kehamilan penyebabnya multifaktor dan sebagian besar disebabkan karena fluktuasi hormon. Kata kunci: carpal tunnel syndrome, kehamilan, neuropati

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.