SIROSIS HEPATIS CHILD PUGH CLASS C DENGAN KOMPLIKASI ASITES GRADE III DAN HIPONATREMIA

Widy Emiliana

Abstract


Latar Belakang Sirosis  hepatis (SH) merupakan konsekuensi dari penyakit hati kronis yang mengakibatkan penurunan hingga hilangnya fungsi hati. Menurut laporan rumah sakit umum pemerintah di Indonesia, rata-rata prevalensi sirosis hepatis adalah 3,5% dari seluruh pasien yang dirawat dibangsal penyakit dalam atau rata-rata 47,4% dari seluruh pasien penyakit hati yang dirawat. Kasus Tn. S, 37 tahun,  datang dengan keluhan perut semakin membesar dan terasa sakit, sejak 2 bulan yang lalu. Konjungtiva anemis, perut cembung, mengkilat, venektasi/caput medusa ,asites, eritema palmaris, edema tungkai, distensi vena ekstremitas, Hb 8,1 g/dL, Laju Endap Darah (LED) 85 mm/jam, leukosit 13.900/uL, Natrium 130 mmol/L, Faktor risiko yaitu kebiasaan minum alkohol dan HbsAg positif. Simpulan Pasien didiagnosis sirosis hepatis child pugh class C. Permasalahan pada pasien ini antara lain anemia, asites grade III, hiponatremia, dan kecurigaan spontaneous bacterial peritonitis. Pasien dirawat dengan tatalaksana pemberien diet hati III 1700 kcal, injeksi antibiotik golongan sefalosporin, infus human albumin, diuretik, dan tindakan punksi asites.[Medula Unila.2013;1(5):51-57]  
Kata Kunci : asites, sirosis hepatis, child pugh

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.