POLIP NASI REKUREN BILATERAL STADIUM 2 PADA WANITA DENGAN RIWAYAT POLIPEKTOMI DAN RHINITIS ALERGI PERSISTEN

Fauziah Putri Amaliyah Taufiq

Abstract


Latar Belakang. Polip nasi merupakan penyakit multifaktorial yang ditandai dengan inflamasi kronik pada hidung dan mukosa sinus paranasal. Penyebab polip nasi sering dikaitkan dikaitkan dengan rhinitis alergi, asma, dan intoleransi aspirin. Di Inggris, diperkirakan sekitar 0,2-1% dari populasi dewasa mempunyai polip nasi. Penelitian pada kadaver menemukan adanya polip nasi sebesar 42%. Kasus. Ny. E, 41 tahun, datang dengan keluhan kedua lubang hidung terasa tersumbat dan mengganjal sejak 2 tahun lalu, dan memberat dalam 2 bulan terakhir. Terdapat riwayat polipektomi dan rhinitis alergi. Pada rinoskopi anterior tampak kedua cavum nasi sempit, sekret bening, konka inferior berwarna livide, terdapat massa lunak, bertangkai, bulat, soliter, dapat digerakkan, berwarna putih keabu-abuan yang berasal dari kedua meatus media. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah dexamethason 3x4 mg, fluticasone propionate 50 mcg 1x1 spray/kavum nasi, loratadin 1x10 mg dan direncanakan polipektomi. Pasien diberikan edukasi mengenai polip nasi. Simpulan. Polip nasi dapat mengalami rekurensi dan rhinitis alergi merupakan salah satu faktor predisposisinya.[Medula Unila.2013;1(5):1-6]  
Kata kunci: polip nasi rekuren, polipektomi, rhinitis alergi persisten

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.