NEFROLITHIASIS DAN HIDRONEFROSIS SINISTRA DENGAN INFEKSI SALURAN KEMIH ATAS

Tommi Faruq Nahdi

Abstract


Latar Belakang. Batu Saluran Kemih (BSK) adalah terbentuknya batu disebabkan oleh pengendapan substansi yang terdapat dalam air kemih. Proses pembentukan BSK ini disebut urolitiasis, dan dapat terbentuk pada ginjal (nefrolithiasis), ureter (ureterolithiasis), vesica urinaria (vesicolithiasis), dan uretra (urethrolithiasis). Nefrolithiasis merupakan faktor pencetus terjadinya hidronefrosis. Kasus. Tn. K, 60 tahun, datang dengan keluhan nyeri di pinggang kiri. Pemeriksaan fisik didapatkan tanda ballotement (+) regio flank sinistra dan nyeri ketok costovertebrae angle sinistra (+). Pemeriksaan laboratorium didapatkan leukosit darah 11.700/μl; urin lengkap: sedimen (+), eritrosit 5-7/LPB, leukosit 10-11/LPB. Pemeriksaan radiologi didapatkan rontgen dan ultrasonografi abdomen menunjukkan kesan nefrolithiasis dan hidronefrosis sinistra. Pasien mendapatkan terapi konservatif dan direncanakan terapi operatif  pengangkatan batu. Simpulan. Penegakkan diagnosis pada kasus didasarkan pertimbangan aspek klinis (anamnesis dan pemeriksaan fisik), radiologi, dan laboratorium. Terapi konservatif yang diberikan bertujuan untuk mengatasi infeksi saluran kemih atas pasien lalu setelahnya pasien direncanakan untuk dilakukan terapi operatif pengangkatan batu melalui teknik extracorporeal shock wave lithotripsy. [Medula Unila.2013;1(4):45-53]  
Kata kunci: batu saluran kemih, hidronefrosis, nefrolithiasis, infeksi saluran kemih atas.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.