ARTRITIS GOUT METAKARPAL DENGAN PERILAKU MAKAN TINGGI PURIN DIPERBERAT OLEH AKTIFITAS MEKANIK PADA KEPALA KELUARGA DENGAN POSISI MENGGENGGAM STATIS

Riza Zahara

Abstract


Pendahuluan: Artritis gout merupakan penyakit peradangan sendi yang dipengaruhi oleh
asupan makanan yang tinggi purin. Perilaku makan tinggi purin yang dimiliki pasien
tidak dapat diselesaikan tanpa mengikutsertakan anggota keluarga yang lain, sehingga
peran serta istri sebagai pelaku rawat sangat dibutuhkan pada kasus ini. Kasus: Pasien
laki-laki usia 38 tahun dengan keluhan nyeri pada sendi ibu jari tangan kanan. Hasil
pemeriksaan fisik didapatkan pembesaran sendi MKP dekstra, keterbatasan ROM MKP
dekstra. Faktor internal: jenis kelamin, usia, perilaku makan tinggi purin, pajanan
mekanik kerja dengan total brief survey ≥ 3. Faktor eksternal: provider sebelumnya tidak
informatif mengenai penyakit penyebab, faktor yang memperberat serta terapi nutrisi
pada artritis gout. Simpulan: Berbagai makanan yang mengandung tinggi purin serta
tinggi protein menjadi faktor risiko utama terjadinya gout. Hal ini berkaitan dengan
perilaku makan tinggi purin pada kasus ini, diperberat oleh aktifitas mekaniknya dan
menu makanan yang tidak terkontrol di tempat kerja. Terapi dengan intervensi perilaku
makan dan manajemen nyeri yang tidak bergantung pada aspek farmakologis mampu
menyelesaikan masalah kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. [Medula
Unila.2013;1(3):67-76]
Kata kunci: artritis gout, okupasi, tinggi purin
METACARPAL GOUTY ARTRITIS WITH HIGH PU

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.