Potensi Yacon (Smallanthus sonchifolius) sebagai Agen Antidiabetes

Muhammad Aditya, Dika Pratiwi Adifa

Abstract


Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang dikarakteristikkan dengan hiperglikemia akibat defek pada sekresi atau kerja insulin atau keduanya. Kondisi hiperglikemia kronik dapat menyebabkan komplikasi multiorgan, yang selanjutnya dapat meningkatkan kesakitan danĀ  kematian akibat diabetes melitus. Terapi medis utama untuk pasien diabetes mellitus adalah terapi injeksi insulin. Namun, terapi ini memiliki efek samping seperti hipoglikemia, gangguan pencernaan, dan reaksi alergi pada kulit. Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman herbal, salah satunya adalah yacon tanaman yang mengandung asam klorogenat. Daun insulin atau tanaman yacon (Smallanthus sonchifolius) diketahui memiliki efek menurunkan glukosa darah. Akarnya memiliki nilai energi yang relatif rendah, meskipun rasanya manis. Daun dan batang dari tanaman yacon memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan dianggap sebagai suplemen makanan yang berpotensial dalam pencegahan penyakit kronis yang melibatkan stres oksidatif terutama diabetes melitus. Khasiat ini terkait dengan kandungan fenol dan fruktooligosakarida. Pada artikel ini akan dibahas mengenai potensi terapeutik dari tanaman yacon untuk penyakit diabetes melitus.
Kata kunci: daun insulin, diabetes melitus, tanaman yacon.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.