ASSOCIATION BETWEEN PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT WITH CONTACT DERMATITIS IN SCAVENGERS

Robby Pardiansyah

Abstract


Abstract

Irritant contact dermatitis is the clinical result of exposure to non specific toxic materials that causes damaging to epidermis and dermis. Generally, every people may be exposed, depending on the tolerancy of the skin. The disease is more common in scavengers or waste picker, because when they are less concerned about Personal Protective Equipment (PPE). Scavengers always contact with the waste that contain ingredient such rubber, paper, some wood, and glass that have very high risk of suffering from occupational skin disease , which are 50% of total number of occupational skin disease suffers especially irritant contact dermatitis. The clinical symptoms of irritant contact dermatitis are irritant reaction, erythema, edema, vesicles can be accompanied by exudation, itchiing, stinging, pain, burning, dry skin and the skin more susceptible to irritation. Patients with irritant contact dermatitis has bad prognosis.

Keywords : irritant contact dermatitis, occupational skin disease, scavengers, skin

Abstrak

Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan kelainan sebagai akibat pajanan dengan bahan toksik non-spesifik yang merusak epidermis dan atau dermis. Umumnya setiap orang dapat terkena, bergantung pada kapasitas toleransi kulitnya. Penyakit ini banyak terjadi pada pemulung karena pada saat bekerja kurang memperhatikan tentang penggunaan alat pelindung diri. Pada pemulung yang selalu berkontak dengan sampah yang mengandung bahan-bahan kontaktan seperti rubber, kertas, beberapa bahan kayu, dan kaca sangat berisiko untuk menderita Penyakit Kulit Akibat Kerja, yakni  50% dari jumlah seluruh penderita Penyakit Kulit Akibat Kerja terutama dermatitis kontak.Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan kelainan sebagai akibat pajanan dengan bahan toksik non-spesifik yang merusak epidermis dan atau dermis. Gejala klinis yang ditimbulkan akibat penyakit ini adalah reaksi iritasi, eritema, edema, vesikel, dapat disertai eksudasi, gatal, pedih, nyeri,  seperti terbakar, kulit kering¸ dan kulit lebih rentan terhadap terjadinya iritasi. Prognosis pada penyakit kulit akibat kerja (PKAK) umumnya mempunyai prognosis buruk.

Kata kunci : dermatitis kontak iritan, kulit, pemulung, penyakit kulit akibat kerja


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.