Faktor-Faktor Internal Yang Berperan Dalam Keberhasilan Terapi Pasien Terhadap Penyakit Morbus Hansen Di Kota Bandar Lampung

Siti Zahnia, Tri Umiana Soleha, Ety Apriliana

Abstract


Penyakit Morbus Hansen merupakan masalah nasional kesehatan masyarakat di Indonesia. Angka kesembuhan di Lampung pada tahun 2014 untuk PB sebesar 83,3% dan MB sebesar 60,1%. Angka kesembuhan inibelum mencapai target release from treatment, yaitu >90%. Rendahnya pencapaian angka kesembuhan MH dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor eksternal dan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal yang berhubungan dengan keberhasilan terapi penyakit Morbus Hansen di Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian observasionaldengan desaincrosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien MH yang melakukan pengobatan ke Puskesmas di wilayah Kota Bandar Lampung, sebanyak 42 orang. Hasil analisischisquare menunjukkan bahwa dari 42 responden, keberhasilan terapi MH lebih besar pada usia anak, jenis kelamin perempuan, pendidikan tinggi, tidak bekerja, pengetahun baik dan sosio-ekonomi baik. Dari analisis bivariat diketahui bahwa terdapat hubungan usia (p=0,017), pengetahuan (p=0,030) dan sosio-ekonomi (p=0,002) terhadap keberhasilan terapi sedangkan jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan tidak berpengaruh terhadap keberhasilan terapi (p=0,190; p=0,064; p=0,355). Dari enam karakteristik pasien yang diteliti di dapati hanya usia, tingkat pengetahuan dan sosio-ekonomi pasien Morbus Hansen, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan terapi.
Kata kunci: Faktor internal, keberhasilan terapi, morbus hansen.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.