Laporan Kasus: Radiografi Thorax pada Pasien Tb Paru dengan Pneumothorax Spontan Sekunder

Rian Parsaoran Andreas Simamora, Rasyidah Rasyidah

Abstract


Pneumothorax merupakan kumpulan udara dan gas yang terdapat di dalam rongga pleura. Pneumothorax dibagi menjadi pneumothorax spontan (primer dan sekunder) dan traumatik. Pneumothorax spontan sekunder dapat terjadi dengan didahului oleh penyakit mendasarinya, seperti pada kasus tuberkulosis (Tb) paru. Manisfestasi klinis yang sering muncul pada kasus ini, yaitu keluhan sesak yang berat, batuk, nyeri dada, dinding dada asimetris, dan hipersonor. Laporan kasus seorang laki-laki usia 75 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak yang semakin memberat sejak 3 minggu sebelum masuk rumah sakit disertai batuk dengan dahak berwarna hijau. Keluhan disertai demam dan berkeringat pada malam hari sejak 2 minggu sebelum masuk RS. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pergerakan dan bentuk dada asimetris, fremitus taktil kanan tertinggal, hipersonor pada hemithorax kanan. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan leukosit 15.300/uL dan pemeriksaan radiografi thorax menunjukkan adanya bayangan lusen avaskular dengan white pleural line dan infiltrat disertai fibrosis di kedua lapang paru, mengarah ke pneumothorax spontan sekunder yang disebabkan tb paru duplex lama aktif. Pasien diberikan terapi non-medikamentosa dengan oksigenasi dan pemasangan chest tube sementara terapi medikamentosa dengan pemberian antibiotik dan analgetik.
Kata Kunci: Pneumothorax spontan sekunder, radiografi thorax, tuberkulosis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.