Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Laki-Laki Dewasa dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga

Renti Kusumaningrum Samosir, Dian Isti Angraini

Abstract


Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru yang bersifat progresif lambat dan irreversible atau partial irreversible. Faktor risiko pada PPOK dapat berupa paparan asap rokok, polusi udara, paparan debu dan asap pada lingkungan pekerjaan. Tujuan dari penatalaksanaan PPOK adalah mengurangi gejala, mencegah terjadinya eksaserbasi akut dan mencegah penurunan faal paru. Studi ini merupakan laporan kasus dengan data yang diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis), pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Pasien Tn. J usia 49 tahun didiagnosa dengan PPOK. Pasien memiliki aspek risiko internal berupa riwayat merokok selama 16 tahun, kurangnya pengetahuan pasien mengenai penyakit yang diderita, merasa jenuh dan stres karena tidak bekerja. Aspek risiko eksternal berupa kurangnya pengetahuan keluarga tentang penyakit dan komplikasinya serta pola berobat kuratif, riwayat terpapar asap kendaraan dalam pekerjaan selama 27 tahun. Kunjungan ke rumah dilakukan sebanyak tiga kali untuk melakukan intervensi berupa edukasi dan konseling terhadap pasien dan keluarga tentang penyebab, faktor risiko, gejala klinis, prognosis, hingga pencegahan komplikasi yang dapat dilakukan. Dalam evaluasi, ditemukan pasien sudah menunjukkan perbaikan. Penegakan diagnosis dan penatalaksanaan pada pasien ini dilakukan secara holistik, patient centred, family approached, community oriented dan berdasarkan beberapa teori dan penelitian terkini. Pada proses perubahan perilaku, Tn. J sudah mencapai tahap trial untuk diet dan latihan fisik PPOK setelah diberikan intervensi.
Kata Kunci: Diagnositik Holistik, Perubahan Perilaku, PPOK

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.