Penatalaksanaan Skabies Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Satelit

Niken Rahmatia, Tutik Ernawati

Abstract


Tingginya prevalensi skabies dapat disebabkan oleh kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, higienitas yang buruk, ketersediaan air bersih serta kepadatan penghuni rumah. Diagnosis dan tatalaksana dilakukan dengan pendekatan kedokteran keluarga secara holistik dan komprehensif. Data primer didapat melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, dan data sekunder dari rekam medis pasien. Kasus pasien Tn. A 51 tahun menderita penyakit skabies (ICD 10 – B86) yang berulang sejak tiga bulan yang lalu, namun pasien masih memiliki derajat fungsional 1 dalam melakukan aktivitas sehari–hari. Faktor internal pada pasien yaitu higienitas pribadi yang buruk seperti handuk dan sprei tidak cuci secara rutin meskipun sudah digunakan selain oleh anggota keluarga, serta pola pengobatan yang bersifat kuratif. Faktor eksternal pada pasien yaitu rendahnya pendapatan keluarga (ICD10–Z59.6), kurangnya pencahayaan dan ventilasi rumah, lingkungan rumah padat penduduk, lingkungan rumah yang tidak bersih, serta rendahnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai penyakit skabies. Upaya penatalaksanaan secara holistik dan komprehensif menggunakan pendekatan kedokteran keluarga berupa edukasi mengenai penyebab, penularan, pengobatan serta pencegahan penyakit. penyakit skabies sulit diberantas bila tidak disertai dengan perubahan pola hidup bersih dan sehat.
Kata Kunci : holistik, kedokteran keluarga, komprehensif, skabies

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.