Mallet Finger

Tiffani Dinda Ashar, Helmi Ismunandar

Abstract


Mallet finger adalah deformitas jari yang disebabkan oleh disrupsi dari terminal tendon ekstensor pada phalang distal. Disrupsi ini dapat terjadi pada tendon (tendineous form/soft tissue form) maupun tulang (bony form/avulsion fracture). Cedera ini dapat ditemukan di lingkungan kerja maupun saat olahraga. Pada anamnesis perlu diketahui tentang mekanisme cedera, rasa nyeri, dan terbatasnya ekstensi jari. Pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan deformitas yang dapat direduksi secara pasif, pembengkakan yang dapat maupun tidak disertai ekimosis pada dorsal distal interphalangeal joint (DIPJ), dan rasa nyeri saat ditekan. Pemeriksaan penunjang yang disarankan adalah x-ray lateral dan anteroposterior. Tatalaksana yang umum dilakukan adalah non-operatif yaitu dengan pembidaian. Namun dalam keadaan tertentu, pembedahan dapat dijadikan pilihan. Tujuan semua tatalaksana yang dilakukan adalah mengembalikan ekstensi aktif DIPJ, menjaga fleksi DIPJ, mencegah subluksasi pada DIPJ, mencegah terbentuknya deformitas sekunder, dan meminimalisir terjadinya arthritis post-traumatik.
Kata kunci: cedera mallet finger, baseball finger, drop finger

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.