Penatalaksanaan Demam Tifoid pada Lansia dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga

Dwi Jayanti Tri Lestari, Aila Karyus

Abstract


Demam tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang dapat masuk melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Menurut CDC, angka kejadian demam tifoid di Amerika Serikat pada kelompok usia 45-64 tahun sebanyak 23 pasien dari total 309 pasien. Penanganan awal dan pencegahan terjadinya kekambuhan berulang penting dilakukan untuk mencegah penyakit semakin berat dan timbul komplikasi. Analisis studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapatkan dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. P, 67 tahun, memiliki penyakit demam tifoid akibat pola hidup bersih sehat yang kurang baik, namun pasien masih memiliki derajat fungsional 2 dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Pasien memiliki faktor risiko internal yaitu personal hygiene yang kurang baik dan pengetahuan pasien yang kurang mengenai penyakit demam tifoid. Faktor eksternal yaitu kurangnya kebersihan rumah pasien. Penatalaksanaan pasien dilakukan melalui pendekatan patient centered, family focus, dan community oriented. Intervensi yang diberikan merupakan pencegahan sekunder demam tifoid dan edukasi pola hidup bersih dan sehat yang dilakukan dalam tiga kali kunjungan. Hasil evaluasi yang didapatkan yaitu keluhan pasien berkurang, pengetahuan dan sikap pasien serta keluarga terkait demam tifoid meningkat.
Kata Kunci : demam tifoid, kedokteran keluarga, lansia, perilaku hidup bersih dan sehat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.