Analisis Peran Keluarga terhadap Perilaku Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung

Annisa Mardhiyah, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani

Abstract


Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia target program cakupan ASI eksklusif tahun 2014 adalah 80%, akan tetapi secara nasional cakupan pemberian ASI eksklusif hanya 52,3%. Cakupan ASI eksklusif di Kota Bandar Lampung sebesar 21,46% belum mencapai target Nasional sebesar 80%. Penyebab rendahnya ASI Eksklusif antara lain yaitu perilaku ibu, yang dipengaruhi faktor peran keluarga. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh peran keluarga yaitu suami dan ibu mertua terhadap perilaku ASI eksklusif. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan September – Oktober 2016 di 20 Posyandu Kecamatan Way Halim. Responden terdiri dari 118 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga yang sudah di validasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan 50,8% responden yang memberikan ASI eksklusif. Peran keluarga menunjukkan sebesar 64,4% peran suami yang mendukung asi ekslusif dan 59,3% peran ibu mertua yang mendukung asi eksklusif. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara peran suami dengan perilaku asi eksklusif (p < 0,001) dan peran ibu mertua dengan perilaku eksklusif (p < 0,001). Terdapat hubungan antara peran keluarga yaitu peran suami dan peran ibu mertua terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif namun kedua variabel ini saling berinteraksi secara bersamaan.
Kata kunci: ASI Eksklusif, Peran Suami, Peran Ibu Mertua

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.