Efek Pemberian Minyak Atsiri dari Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley yang Diinduksi Etanol

Nabila Ulfiani, Susianti Susianti, Anggraeni Janar Wulan

Abstract


Etanol adalah cairan jernih yang cepat diserap oleh tubuh. Efek konsumsi etanol dapat menyebabkan kerusakan organ seperti ginjal. Kerusakan ginjal bisa diatasi dengan senyawa antioksidan. Tubuh memiliki antioksidan endogen, tetapi tidak cukup untuk mengatasi kerusakan ginjal akibat alkohol sehingga dibutuhkan antioksidan eksogen. Antioksidan eksogen bisa berasal dari bahan alam. Antioksidan yang dapat digunakan misalnya minyak atsiri umbi teki (Cyperus rotundus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak atsiri umbi teki dapat memberikan efek terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague dawley yang diinduksi etanol. Penelitian ini merupakan ekperimental laboratorium menggunakan 25 ekor tikus putih galur Sprague dawley yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kontrol negatif (K1) tikus tanpa perlakuan, kontrol positif (K2) diberikan etanol 43% dosis 0,0116 ml/grBB, kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan etanol 43% dan atsiri dosis 0,025 ml/hari, kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan etanol 43% dan atsiri dosis 0,05 ml/hari, dan kelompok perlakuan 3 (P3) diberikan 43% dan atsiri dosis 0,1 ml/hari dalam waktu 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kerusakan ginjal pada K1: 0,08, K2: 2,32, P1: 2,16, P2: 1,95, P3: 1,72. Data yang diperoleh diuji dengan Kruskal-Wallis didapatkan perbedaan bermakna p=0,001(p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat efek minyak atsiri umbi teki terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague dawley yang diinduksi etanol.
Kata Kunci: Etanol, Histopatologi Ginjal, Minyak Atsiri, Umbi Teki

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.