Hubungan Antara Pengetahuan dan Pendidikan Dengan Pemakaian Alat Kontrasepsi Di Desa Yukum Jaya Lampung Tengah Tahun 2013

Debby Ayuza, Hendra Tarigan Sibero, A Karyus

Abstract


Program Keluarga Berencana (KB)  merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan jumlah penduduk. Salah satu langkah yang penting guna menunjang dan menyadarkan penduduk tentang tujuan program Keluarga Berencana, yaitu melalui pendidikan. Sebab pada prinsipnya bahwa pendidikan selalu membawa penduduk ke arah perubahan pemikiran yang positif (pengetahuan).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemakaian alat kontrasepsi di Desa Yukum Jaya. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif-analitik dengan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2013. Sampel penelitian berjumlah 100 orang yang berasal dari 5 lingkungan (LK) dan dipilih secara acak dengan teknik proposional random sampling kemudian disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi.

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ibu yang memiliki pengetahuan yang kurang baik lebih banyak daripada ibu dengan pengetahuan yang baik, yaitu sekitar 39 % dari jumlah responden. Pendidikan Ibu sebagian besar adalah pendidikan rendah sekitar 75% dari jumlah responden. Rata-rata ibu memakai alat kontrasepsi jenis suntik yaitu sekitar 39% dari jumlah responden. Berdasarkan uji chi-square terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemakaian alat kontrasepsi di Desa Yukum Jaya Lampung Tengah (p < 0,05).

Kata kunci : pengetahuan, pendidikan, kontrasepsi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.