Perbedaan Pengetahuan Masyarakat Sebelum dan Sesudah Pendidikan Kesehatan Penerapan Bank Sampah Sebagai Upaya Preventif Malaria di Desa Suka Jaya Lempasing Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung

Rizky Arif Prasetyo, Dyah Wulan Sumekar, Fitria Saftarina, Asep Sukohar

Abstract


Desa Suka Jaya Lempasing merupakan daerah endemis malaria yang berlokasi di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Hal ini terjadi karena kondisi lingkungan yang berada di pinggir pantai, rumah-rumah penduduk yang kurang bersih, serta banyak genang air akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik dan menjadi tempat perindukan jentik nyamuk. Di Desa Suka Jaya Lempasing terdapat agen BOM PASSION (Bank For Malaria Eradication) yaitu sekelompok masyarakat yang menerima pendidikan kesehatan melalui penerapan Bank Sampah sebagai upaya preventif malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan Bank Sampah pada masyarakat diwakili oleh agen BOM PASSION. Penelitian ini menggunakan metode quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Penelitian dilaksanaka periode April-Juni 2016, bertempat di Desa Suka Jaya Lempasing, Pesawaran, Lampung. Sampel yang berhasil didapatkan adalah 25 orang. Data diperoleh dari kuesioner pengetahuan. Hasil nilai mean dari pretest pengetahuan sebesar 43,48. Nilai median dari posttest pengetahuan sebesar 90. Hasil analisis bivariat p=0,000 untuk hasil perbedaan pengetahuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan.
Kata kunci: Bank Sampah, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.