Manfaat Brain Gym terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Usia Lanjut

Farida Hakim Lamuhammad

Abstract


Peningkatan usia harapan hidup penduduk di Indonesia menyebabkan jumlah lansia terus meningkat dari tahun ke tahun, hal ini harus diiringi dengan peningkatan kesehatan agar tetap sehat dan produktif di usia tua. Lanjut usia sangat berkaitan
dengan berbagai perubahan akibat proses menua seperti perubahan anatomi/fisiologi, berbagai penyakit atau keadaan patologik, serta pengaruh psikososial pada fungsi organ. Perubahan ini akan memberikan pengaruh terhadap seluruh aspek kehidupan, termasuk kesehatannya. Depresi menjadi salah satu problem gangguan mental yang sering ditemukan pada lanjut usia. Prevalensinya diperkirakan 10%-15% dari populasi lanjut usia dan diduga sekitar 60% dari pasien di unit geriatri menderita depresi. Angka kejadian depresi pada lansia usia di atas 65 tahun diperkirakan sekitar 10-30%. Intervensi yang tepat dan khusus terkait masalah ini kurang dikembangkan dengan baik sehingga jumlah lansia yang mengalami depresi masih cukup besar. Dampak terburuk dari depresi yang berkepanjangan dan tidak tertangani adalah besarnya resiko bunuh diri. Lansia menduduki peringkat pertama untuk kasus bunuh diri. Brain gym merupakan suatu terapi yang berguna untuk melepaskan stress, menjernihkan pikiran, meningkatkan daya ingat, mampu memudahkan kegiatan belajar dan melakukan penyesuaian terhadap ketegangan, tantangan, dan tuntutan kehidupan sehingga dengan dilaksanakannya terapi brain gym secara teratur akan dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia.
Kata kunci: brain gym, depresi, usia lanjut

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.