Pemberian Terapi Ceftriakson terhadap Kadar Kalsium Urin

Jhons Fatriyadi Suwandi, Iqbal Reza Pahlavi

Abstract


Ceftriakson adalah obat golongan cephalosporin generasi ketiga dengan spektrum luas, yang membunuh bakteri dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri. Ceftriakson bisa mengikat ion kalsium dan membentuk presipitat yang tidak larut sehingga bisa terbentuk hiperkalsiuria. Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu batu saluran kemih akibat ceftriakson meliputi riwayat keluarga positif, ceftriakson dosis tinggi yakni lebih dari 2 g/hari, aplikasi cepat dari obat, dehidrasi, bersamaan dengan pemberian obat yang nefrotoksik, sedangkan beberapa penelitian lain menduga bahwa adanya kelainan metabolik, seperti hiperkalsiuria dan hipositraruria yang membantu terbentuknya kristalisasi kalsium-ceftriakson. Hiperkalsiuria merupakan kelainan terbanyak yang dijumpai pada penderita batu saluran kemih. Komposisi kimia yang terkandung dalam batu ginjal dan saluran kemih dapat diketahui dengan menggunakan analisis kimia khusus untuk mengetahui adanya kalsium, magnesium, amonium, karbonat, fosfat, asam urat oksalat, dan sistin. Ceftriakson juga bisa menimbulkan presipitasi yang bersifat reversibel di dalam kandung empedu untuk membentuk suatu batu kandung empedu (kolelitiasis). Komplikasi ini dikenal sebagai pseudolitiasis bilier atau kolelitiasis reversible. Hal yang penting adalah bahwa batu saluran kemih akibat ceftriakson bersifat self-limited tanpa komplikasi jangka panjang.
Kata Kunci: batu saluran kemih, ceftriakson, hiperkalsiuria, kalsium urin

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.