Pendekatan Holistik Penatalaksanaan Gagal Jantung NYHA Functional Class III pada Pasien Laki-Laki Usia 69 Tahun dengan Pekerjaan Pedagang Sembako

Fitria Saftarina, Febrina Dwiyanti

Abstract


Gagal jantung kronik masih merupakan penyakit kardiovaskular dengan peningkatan beban hospitalisasi dan pengeluaran biaya perawatan kesehatan. Prevalensi gagal jantung meningkat dengan peningkatan usia harapan hidup, dengan gagal jantung diastolik yang dominan terjadi pada populasi lanjut usia. Hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk insidensi dan progresifitas gagal jantung. Penyakit jantung hipertensi merupakan akibat abnormalitas termasuk di dalamnya hipertrofi ventrikel kiri, disfungsi sistolik dan diastolik, dan manifestasi kliniknya meliputi gagal jantung simptomatik. Penerapan prinsip pelayanan dokter keluarga yang holistik dan paripurna berbasis evidence based medicine pada pasien lanjut usia dengan mengidentifikasi faktor risiko dan masalah klinis, serta prinsip penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien (problem oriented). Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis), pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, home visit untuk menilai kondisi  rumah dan keluarga. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik awal, proses dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil disajikan dalam format case report. Laki-laki usia 69 tahun dengan keluhan sesak napas saat beraktivitas sejak lebih dari 5 tahun dan juga sesak napas saat beristirahat. Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak 25 tahun. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 180/100 mmHg, laju nadi 89x/menit. Terdapat murmur pansistolik dan peningkatan tekanan vena jugular 2 cm di atas normal. Pasien didiagnosa dengan gagal jantung NYHA kelas III dan diterapi dengan diuretik, penghambat ACE, ISDN, aspirin, diet rendah garam dan restriksi asupan cairan. Telah dilakukan penatalaksanaan pasien dengan prinsip pelayanan dokter keluarga yang holistik dan paripurna, berbasis evidence based medicine. Perbaikan klinis belum dapat dilihat pada akhir masa intervensi, karena membutuhkan waktu yang lama sesuai patofisiologi penyakit dan kerjasama antara pasien, keluarga dan provider pelayanan kesehatan. [JuKe Unila 2015; 5(9):61-68]


Keywords


evidance based medicine, gagal jantung, pelayanan dokter keluarga

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.