Risiko Low Back Pain (LBP) pada Pekerja dengan Paparan Whole Body Vibration (WBV)

M. Haikal, Sofyan Musyabiq Wijaya

Abstract


Low back pain (LBP) adalah gejala rasa sakit pada punggung bagian bawah yang dapat menjalar hingga kedua kaki penderitanya. Faktor risiko LBP meliputi faktor risiko individu dan pekerjaan. Faktor risiko individu termasuk berkurangnya
daya tahan otot pada os vertebralis bagian lumbal dan perubahan biokimia pada jaringan tulang menyebabkan kekakuan. Faktor risiko pekerjaan yaitu berupa postur punggung yang membungkuk atau berputar yang sering dan berkelanjutan,
postur statis, pengangkatan barang, gerakan punggung yang berputar cepat yang berlebihan, dan paparan getaran seluruh tubuh atau whole body vibration (WBV) yang dapat menyebabkan penggunaan otot yang berlebihan (overuse) dan akhirnya
akan mengaktivasi nosiseptor lewat rangsang mekanik. Whole body vibration merupakan getaran yang terjadi di seluruh tubuh akibat alat kerja yang dihantarkan oleh sistem pendukung seperti tempat duduk. Mekanisme WBV dapat menyebabkan LBP berkaitan dengan peningkatkan creep effect kolumna vertebralis lumbal, kelelahan dan kerusakan di vertebral end plates sehingga mengurangi aliran nutrisi ke daerah tersebut dan menyebabkan degenerasi tulang belakang, serta adanya peningkatan vasoactive intestinal peptide (VIP) yang mengakibatkan rasa nyeri. Pencegahan utama LBP akibat WBV adalah upaya menghindari sumber penyebab dari LBP. Upaya tersebut antara lain yaitu hindari paparan WBV terlalu lama dengan memilih mesin yang anti getar, penggunaan peredam, atau sepatu anti getaran; atur waktu kerja istirahat kurang lebih 10 menit istirahat setiap 1 jam kerja; melakukan pemanasan sebelum bekerja; terapi cepat sesuai gejala; dan menjaga badan agar tetap hangat.
Kata Kunci: low back pain, penyakit akibat kerja, whole body vibration The Risk of Low Back Pain (LBP) in

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.