Hubungan Efikasi Diri terhadap Self Directed Learning Readiness Mahasiswa Tingkat Pertama

Fahrezi Fathilla, Merry Indah Sari, Susianti Susianti

Abstract


Self Directed Learning Readiness (SDLR) atau yang sering disebut kesiapan belajar mandiri merupakan suatu cara individu dalam mengatur aktivitas belajarnya secara mandiri sesuai dengan pemikiran yang dianggap mampu untuk dilakukan. Tingkat self directed learning individu dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap self directed learning readiness mahasiswa tingkat pertama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik kategorik tidak berpasangan dengan pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini hanya 214 responden yang masuk dalam kriteria inklusi. Nilai efikasi diri diukur dengan kuesioner GSE sedangkan nilai self directed learning readiness mahasiswa diukur dengan menggunakan kuesioner Self Directed Learning Readiness Scale (SDLRS). Data dianalisis dengan uji Chi square. Efikasi diri mahasiswa yang dominan yakni pada kategori sedang 159 orang (74,3%) diikuti kategori tinggi 33 orang (15,4%). Nilai self directed learning readiness mahasiswa paling banyak terdapat pada kategori tinggi sejumlah 123 orang (57,5%). Berdasarkan uji statsistik chi square didapatkan adanya hubungan yang bermakna (p=0,023) antara efikasi diri terhadap self directed learning readiness. Efikasi diri berpengaruh positif terhadap self directed learning readiness mahasiswa tingkat pertama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Kata kunci: efikasi diri, problem based learning, self directed learning readiness.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.