Sistem Skoring Baru untuk Menentukan Prognosis Malaria Berat

Tresa Ivani Saskia, Hanna Mutiara

Abstract


Malaria merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium sp. Penyakit ini menyumbang pada banyak kematian di seluruh dunia setiap tahunnya, terutama pada wilayah negara yang memiliki iklim tropis. World Health Organization (WHO) menetapkan Indonesia sebagai salah satu dari 91 negara endemis malaria di dunia pada tahun 2015. Berbagai wilayah Indonesia termasuk dalam wilayah endemis malaria, termasuk provinsi Lampung. Malaria, khususnya malaria falciparum, sering mengalami komplikasi menjadi malaria berat dan berhubungan erat dengan tingginya angka mortalitas. Pasien dengan kondisi seperti ini membutuhkan terapi yang tepat dan perawatan intensif. Namun, tidak semua daerah endemis malaria di Indonesia memiliki fasilitas ruang perawatan intensif yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem skoring pada malaria berat untuk memprediksikan prognosis pasien dengan malaria serebral. Dengan skor ini, kita dapat melakukan identifikasi pasien yang akan mendapatkan manfaat dari perawatan intensif sehingga angka harapan hidupnya dapat lebih tinggi. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa sistem skoring yang telah diajukan oleh para ahli yang berasal dari wilayah endemis malaria dari berbagai wilayah di dunia, serta potensi aplikasi klinisnya di Indonesia. Dari beberapa sistem skoring, skoring GCRBS (GCS, Creatinine, Respiratory rate, Bilirubin and Systolic BP) merupakan penilaian yang paling sederhana dan dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dengan fasilitas yang tidak merata.
Kata kunci: malaria berat, plasmodium falciparum, prognosis, sistem skoring.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.