Pengaruh Dismenore terhadap Aktifitas Fisik

Alfianita Fadila

Abstract


Dismenore adalah nyeri sebelum, selama, dan setelah menstruasi. Nyeri dismenore khas pada perut bagian bawah dan diikuti oleh gejala lain. Nyeri ini disetai mual, sakit kepala, seperti pingsan, dan mengganggu aktifitas fisik wanita. Yang menyebabkan wanita yang mengalaminya tidak dapat bekerja. Nyeri adalah persepsi subjektif. Intensitas nyeri dismenore
dirasakan berbagai macam oleh remaja. Manusia menggunakan berbagai mekanisme pertahanan dan kemampuan adaptasi manusia terhadap nyeri bervariasi. Terapi farmakologi dan non farmakologi digunakan untuk menangani nyeri dismenore pada orang dewasa untuk mengurangi derajat nyeri. Terapi non farmakologi dan farmakologi dengan menggunakan anti nyeri paling banyak digunakan siswi perempuan. dan Ada hubungan antara dismenore dengan aktifitas fisik seorang wanita. Jika nyerinya masih bersifat ringan itu normal tetapi jika nyerinya berat dan mengganggu aktiitas sehari-hari hal itu termasuk ketidaknormalan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa dismenore menyebabkan
gangguan pada aktifitas sehari-hari juga menyebabkan ketidakhadiran bagi wanita usia sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan derajat dismenore. Penelitian ini juga menganjurkan bagi para siswi yang mengalami dismenore untuk memeriksa kesehatan dan sadar akan kesehatan reproduksi dengan memerikan informasi tentang dismenore. [J Agromed Unila 2015; 2(3):296-299]
Kata Kunci: aktifitas fisik, dismenore

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.