Efektivitas Bakteri Asam Laktat dalam Fermentasi Susu Kedelai terhadap Penurunan Kadar Kolesterol

Sefira Dwi Ramadhany

Abstract


Hiperkolesterolemia merupakan suatu ganguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol dalam darah yang melebihi dari nilai normal. Jantung koroner, obesitas dan kanker payudara adalah salah satu penyakit yang disebabkan karena keadaan hiperkolesterolemia. Perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat yang tidak terkontrol menyebabkan timbulnya penyakit hiperkolesterolemia yang juga dipicu oleh makanan cepat saji. Konsumsi fermentasi susu kedelai bermanfaat pada saluran intestinal dengan meningkatkan populasi probiotik dan menurunkan populasi bakteri
pathogen. Kandungan fermentasi susu kedelai berupa isoflavin dapat menurunkan kolesterol total dan akumulasi trigliserida hati pada proses stress oksidatif. Susu kedelai merupakan salah satu produk susu fermentasi yang dibuat dengan melibatkan bakteri asam laktat seperti penambahan bakteri Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus, memiliki pengaruh terhadap kadar kolesterol di dalam darah mencit, manusia dan babi. Mekanisme penurunan kadar kolesterol adalah karena bakteri asam laktat dapat mengikat atau memasukkan kolesterol ke dalam membran sitoplasmanya, akibatnya akan terjadi penurunan kadar kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi probiotik seperti bakteri asam
laktat adalah metoda alami yang potensial untuk mengobati dan mencegah hiperkolesterolemia. [J Agromed Unila 2015;2(3):248-251]
Kata kunci: bakteri asam laktat, kedelai, kolesterol

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.