Bayi Perempuan Usia 11 Bulan dengan Morbili

Shella Arivia

Abstract


Morbili yang disebut juga dengan campak, measles atau rubeola adalah suatu penyakit infeksi akut yang sangat menular, disebabkan oleh paramixovirus. Morbili dapat ditularkan melalui percikan liur (droplet) yang terhirup. Morbili ditandai oleh tiga stadium, kataral, erupsi serta konvalensi. Anak wanita, usia 11 bulan datang dengan keluhan demam sejak 7 hari SMRS. Demam sifatnya naik turun sepanjang hari, tetapi demam turun tidak sampai suhu normal. Demam disertai batuk dan pilek.
Keluhan disertai munculnya ruam merah pada leher dekat telinga. Satu hari SMRS ruam merah semakin meluas hingga ke seluruh leher, dada, dan wajah. Pada pemeriksaan fisik pasien didapatkan suhu 39,9o C, Nadi 135 x/menit, laju nafas 32 x/menit, berat badan (BB) 8,3 kg, tinggi badan (TB) 70,5 cm, status gizi baik. Pemeriksaan pada mata didapatkan injeksi
konjungtiva (+) pada thoraks didapatkan retraksi ringan (+), pergerakan dinding dada simetris kiri dan kanan, pada auskultasi didapatkan suara nafas vesikuler (+/+), pemeriksaan pada abdomen didapatkan peningkatan bising usus. Status lokalis regio auricular, facialis, dan thorakalis tampak eritem makulopapular berbatas tegas tepi ireguler, ukuran milier jumlah multipel tersebar generalisata. Penatalaksanaan berupa pemberian infus RL dengan tetesan 11 kali permenit,
paracetamol 3x3/4 cth, ampicillin 250 mg/6 jam, zinc tablet 20 mg, dan vitamin A 100.000 IU. Pada kasus ini tidak dilakukan pemeriksaan penunjang, diagnosis hanya ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. [J Agromed Unila 2015;2(4):365-369]
Kata kunci: anak, campak, demam, ruam makulopapular

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.