Pemberian ASI Eksklusif dengan Angka Kejadian Diare pada Bayi Umur 0-6 Bulan

Isnida Shela Arlovi

Abstract


ASI eksklusif adalah makanan terbaik yang harus diberikan pada bayi karena didalamnya terkandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi.Idealnya bayi yang diberi ASI eksklusif tidak terkena diare karena ASI merupakan makanan alami yang ideal bagi bayi dan sesuai dengan kondisi sistem pencernaan bayi yang belum matur (pada bayi 0-6 bulan) sehingga tidak menyebabkan alergi pada bayi. Pemberian ASI yang dianjurkan adalah ASI eksklusif selama 6 bulan yang diartikan
bahwa bayi hanya mendapatkan ASI saja tanpa makanan atau minuman lain termasuk air putih. ASI mengandung berbagai zat yang berfungsi sebagai pertahanan nonspesifik maupun spesifik.Pertahanan nonspesifik diperankan oleh sel seperti makrofag dan neutrofil serta produknya dan faktor protektif larut, sedangkan sel spesifik oleh sel limfosit dan produknya. Air susu ibu selain sebagai sumber nutrisi dapat memberi perlindungan kepada bayi melalui berbagai zat kekebalan yang
dikandungnya. Pemberian makanan berupa ASI sampai bayi mencapai usia 4-6 bulan, akan memberikan kekebalan kepada bayi terhadap berbagai macam penyakit karena ASI adalah cairan yang mengandung zat kekebalan tubuh yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi bakteri, virus, jamur dan parasit. Ada perbedaan yang signifikan antara bayi yang mendapat ASI eksklusif minimal 4 bulan dengan bayi yang hanya diberi susu formula. Pemberian makanan selain ASI
eksklusif dapat mempengaruhi sistem pencernaan pada bayi. Bayi yang berumur 0–6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap angka kejadian diare. [J Agromed Unila 2015; 2(4):467-470]
Kata kunci: asi eksklusif, diare

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.