Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Pencegahan Penyakit HIV/AIDS

Rio Gasa Handriyo

Abstract


Salah satu penyakit berbahaya dan paling mematikan adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang disebabkan oleh infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dimana virus ini menyerang system kekebalan tubuh manusia sehingga memudahkan infeksi penyakit lain untuk menyerang tubuh dikarenakan imunitas tubuh yang lemah. Indonesia tahun 2014 secara kumulatif terhitung dari tanggal 1 April 1987 s.d 30 September 2014 jumlah penderita HIV adalah 150.296 jiwa,
jumlah penderita AIDS adalah 55.799 jiwa, 9.796 meninggal dan selalu terjadi infeksi baru setiap tahunnya. Kebanyakan penularan terjadi pada sub-populasi berperilaku berisiko atau pada populasi kunci terdampak HIV-AIDS. Dimana sebagian besar sub-populasi beresiko adalah remaja ataupun usia dewasa muda yang cenderung produktif. Berbagai upaya
pencegahan telah dilakukan, salah satunya yaitu dengan meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS, dengan harapan dengan tingginya tingkat pengetahuan remaja maka mempengaruhi upaya pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS ini. [J. Agromed Unila 2015; 2(4):462-466]
Kata kunci: AIDS, HIV, pencegahan, pengaruh pengetahuan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.