Korelasi Antara Panjang Tulang Radius dengan Tinggi Badan pada Pria Dewasa

Indhraswari Dyah Wilujeng

Abstract


Kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia seperti peristiwa kebakaran dan jatuhnya pesawat terbang menelan banyak korban jiwa. Pada kasus tersebut hanya ditemukan beberapa bagian tubuh tertentu saja seperti hanya bagian kepala atau tulang panjang dari anggota tubuh korban tersebut. Berdasarkan hal ini diperlukan identifikasi forensik untuk mengenali korban.Pada peristiwa ini ditemukan korban jiwa yang tersisa bagian tulang panjangnya saja seperti humerus, ulna, radius, tibia, fibula, dan femur. Secara umum rangka pada orang dewasa memiliki dua komponen struktur yang mendasarinya yaitu tulang spongiosa dan tulang kompakta. Tulang memiliki fungsi yaitu sebagai proteksi, mendasari gerakan, menopang tubuh, memproduksi sel darah, penyimpanan trigliserid. Terdapat proses pertumbuhan tulang yang dapatĀ  mempengaruhi hubungan antara panjang tulang dengan tinggi badan yaitu proses osifikasi mebranosa dan osifikasi endokondral. Tulang
radius adalah tulang yang terletak di lateral dan merupakan tulang yang lebih pendek dari dua tulang di lengan bawah. Tulang radius berfungsi untuk membentuk persendian pergelangan tangan. Caput radii dikelilingi oleh facies articularis, yang disebut circumferentia articularis dan berhubungan dengan incisura radialis ulnae. Caput radii terpisah dari corpus radii oleh collum radii. Di sebelah caudal collum pada sisi medial terdapt tuberositas radii. Tulang radius mempunyai ujung bagian atas yang bersendi dengan humerus pada articulatio cubiti dengan ulna pada articulatio radio ulnaris proximal. Ujung distalnya bersendi dengan os scaphoideum dan lunatum pada articulatio carpalis dan dengan ulna pada articulatio radio ulnaris distal. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tulang yaitu adanya faktor genetik, jenis kelamin, usia,
lingkungan, dan gizi. Terdapat formula yang bisa digunakan untuk menghitung rerata tinggii badan pada pria dewasa yaitu dengan menggunakan rumus karl person, trotter dan gleser dan menghitung panjang tulang radius bahwa ada korelasi antara keduanya. [J Agromed Unila 20115; 2(2):170-174]
Kata kunci: faktor pertumbuhan tulang, formula perhitungan rerata tinggi badan, identifikasi forensik, korelasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.