Aktifitas Antibakteri Buah Makasar (Brucea javanica) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

Alfan Tammi

Abstract


Bakteri Staphylococcus sp. merupakan sebagian dari flora normal pada kulit manusia, saluran pernafasan dan pada pencernaan manusia. Bakteri ini juga terdapat di udara dan lingkungan. Patogenesisnya adalah efek gabungan dari metabolit yang dihasilkannya. Bakteri paling patogen dari Staphylococcus sp. adalah Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus bersifat infasif, penyebab hemolisis, menghasilkan koagulase, mencairkan gelatin, membentuk pigmen kuning emas dan meragi manitol. Bakteri ini dapat menyebabkan sistitis, pielitis, meningitis, septikemia, endokarditis, osteomielitis, dan lain-lain. Secara empiris buah makasar memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai antibakteri. Sifat Antibakteri buah makasar berasal dari Antimicrobial Peptides (AMPs) yang terdapat pada buah makasar. AMPs yang telah diketahui adalah brucin, tanin, saponin,
alkaloid, flavonoid, dan terpenoid. [J Agromed Unila 2015; 2(2):99-103]
Kata kunci: buah makasar, staphylococcus aureus

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.