Pencegahan Demam Berdarah dan Virus Zika di Posyandu Dahlia III, Kelurahan Olok Gading Teluk Betung Barat

Diana Mayasari, Dwita Oktaria, Minerva Nadia Putri A.T

Abstract


Kota Bandar Lampung menempati urutan ketiga kasus DBD terbanyak di Provinsi Lampung. Pada tahun 2016 terjadi peningkatan kasus DBD, dari yang pada tahun 2015 hanya 15 kasus menjadi 84 kasus DBD. Baru ini ditemukan bahwa nyamuk Aedes juga dapat menjadi vektor untuk virus zika. Virus Zika merupakan virus dari jenis Flavivirus dan memiliki kesamaan dengan virus dengue yang berasal dari kelompok arbovirus. Virus zika dapat menyerang siapa saja dan menimbulkan efek yang berbahaya terutama untuk ibu hamil. Ibu hamil yang tertular virus zika dapat menularkan virus zika kepada bayinya dan menimbulkan kecacatan. Virus zika merupakan jenis virus baru yang belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga sangat diperlukan pemberian informasi mengenai virus zika. Tujuan dari pelaksanaan penyuluhan DBD dan Virus Zika di posyandu adalah untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang penyakit DBD dan virus Zika agar masyarakat dapat mengenali gejala dini penyakit, mengetahui cara penanganan dan upaya pencegahan penyakit DBD dan Virus Zika. Pemecahan masalah yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup penyuluhan mengenai demam berdarah dan virus zika dengan metode ceramah dan media cetak (flip chart dan leaflet). Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2016 di Posyandu Dahlia III, Kelurahan Olok Gading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan demam berdarah dan virus zika oleh 50 orang ibu-ibu yang mempunyai balita dan ibu hamil.. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang materi pencegahan demam berdarah dan virus zika, pengetahuan peserta penyuluhan meningkat, hal ini ditunjukan dengan menilai jawaban yang diberikan peserta saat diberikan pertanyaan, benar dan tepat.
Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Penyuluhan, Virus Zika

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.