Prinsip Kerja Ultrasonografi Doppler pada Kehamilan

Rodiani Rodiani

Abstract


Pemeriksaan ultrasonografi telah dikenal dan dilakukan sejak tahun 1970-an, namun hingga saat ini belum ada pengaturan yang jelas mengenai tata cara pemakaiannya, termasuk juga dalam hal indikasi dari pemeriksaan ultrasonografi pada kehamilan salah satunya pemeriksaan ultrasonografi Doppler. Ultrasonografi Doppler merupakan alat yang sama dengan ultrasonografi biasa, namun pada ultrasonografi biasa hanya dapat menampilkan gambar dari pantulan gelombang suara dari organ yang diperiksa, sedangkan ultrasonografi Doppler memiliki efek Doppler. Dengan memanfaatkan efek Doppler, ultrasonografi tersebut dapat mendeteksi arah aliran darah dan juga kecepatan relatif aliran darah tersebut. Pada kehamilan, ultrasonografi Doppler dapat mengevaluasi status kesehatan janin dalam kandungan dengan menilai aliran pembuluh darah di otak dan jantung janin yang sudah terbentuk. Pemeriksaan tersebut juga dapat menilai apakah janin mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi. Dengan ultrasonografi Doppler juga dapat melihat kelainan berupa gangguan pertumbuhan janin dengan melihat aliran darah dari tali pusat ke plasenta dan kondisi-kondisi janin lainnya.
Kata Kunci: kehamilan , prinsip kerja, ultrasonografi doppler

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

View My Stats

Statistics Counter since 23 November 2019

 Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.